Disdik Komitmen Perhatikan Kesejahteraan Guru Honorer

DINAS Pendidikan (Disdik) Kota Depok menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN) atau honorer. Komitmen tersebut, dibuktikan dengan peningkatan insentif, standardisasi upah, dan pengembangan kompetensi diri.

“Hubungan Disdik Depok dengan para tenaga guru honorer sangat baik. Selama ini, kami berusaha semaksimal mungkin mengakomodir kebutuhan mereka di berbagai aspek,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdik Depok, Lizanova di Balai Kota, Kamis (18/10).

Lizanova menambahkan, di tahun ini Disdik Depok mengeluarkan kebijakan standardisasi upah bagi guru honorer, sesuai masa bakti dan latar belakang pendidikannya. Kisarannya, untuk lulusan sarjana (S-1) dengan masa pengabdian kurang dari empat tahun, minimal mendapatkan uang sebesar Rp 1,2 juta.

“Sementara untuk guru honorer lulusan S-1 dan memiliki masa kerja di atas 12 tahun, mendapatkan gaji sebesar Rp 2,7 juta,” katanya.

Selain itu, guru juga mendapatkan Surat Keputusan (SK) Penugasan yang ditandatangani langsung oleh Kepala Disdik Depok, Mohammad Thamrin. Kebijakan ini, sebagai bentuk pengakuan secara formal (legal) tugas pokok dan fungsi (tupoksi) guru honorer dalam menjalankan kewajiban mengajarnya di masing-masing satuan pendidikan.

“Tahun ini juga, kita memberikan berbagai bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kualitas SDM guru honorer. Mulai dari pembinaan karakter, Kurikulum 2013 (Kurtilas), hingga sosialisasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB),” tutupnya. (Pipin Nurullah)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*